Sabtu, 23 November 2013



MERAWAT PERALATAN MULTIMEDIA
Perawatan Peralatan Multimedia
Merawat dan mengadakan pengecekan peralatan merupakan bagian penting dari kerja team.
Sebagai contoh, ketika proses pengambilan gambar berlangsung tiba-tiba lampu penerang mati, atau kamera yang sedang dipakai
Prosedur pemeliharaan Kamera Perlengkapan multimedia merupakan perlengkapan yang mempunyai nilai tinggi jika dilihat dari harganya.
Peralatan multimedia biasanya merupakan peralatan yang sangat sensitif terhadap:
    1. Kondisi Lembab
    2. Kondisi basah
    3. Kondisi panas
    4. Kondisi guncangan/benturan
    5. Kondisi goresan
Menentukan persyaratan kamera :
  1. Kamera video dipakai untuk mengubah gambar/ citra bergerak menjadi sinyal video.
  2. Pembuatan film atau sinetron, iklan TV, atau video klip menggunakan kamera video untuk mengambil gambar.
  3. Kamera video memiliki jenis beraneka ragam sesuai dengan fungsinya
  4. Kamera video memiliki bagian utama berupa lensa tempat tempat mengambil berkas cahaya.
  5. Pengaturan lensa akan berpengaruh pada perbesaran gambar, fokus gambar, setting gambar lainnya
Mencegah gangguan penglihatan pada subjek
  1. Jangan menggunakan lampu kilat pada jarak dekat (kurang dari 1 m/ 3 kaki) pada orang atau binatang.
  2. Menggunakan lampu kilat terlalu dekat dengan mata subjek dapat mengakibatkan gangguan penglihatan sementara atau permanen.
  3. Jangan menekuk, menjatuhkan, atau membiarkan kartu memori terkena benturan atau tekanan berat. Jangan menggunakan kartu memori yang telah diformat menggunakan kamera lain atau komputer.
Membuat kartu perawatan peralatan multimedia.

Cara Pengecekan Peralatan Multimedia :
Salah satu cara untuk melakukan pengecekan barang adalah dengan cara membuat lembar ceklist peminjaman dan pemakaian barang. 
Ceklah setiap perlengkapan dengan membuat lembar ceklist pemakaian misalnya sebuah kamera yang akan digunakan terlebih dahulu harus diperiksa dengan mengisikan pada format pengecekan barang
Dalam setiap pembelian produk akan disertai dengan manual instruction yang isinya merupakan petunjuk penggunaan alat serta apa yang harus dilakukan dalam menunjang keamanan, keselamatan serta kesehatan dalam penggunaan alat

1. Merawat Daya Battery dan Stok Video untuk Sebuah Shooting
Baterai merupakan komponen yang sangat penting sekali bagi kamera. Sebab dengan komponen ini, kamera dapat bekerja. Untuk itu diperlukan manajeman yang baik dalam mengelola agar baterai yang dipakai selalu dalam kondisi stand by siapa pakai.

2. Mengisi dan memelihara battery selama pembuatan film
Bagian perlengkapan akan melakukan inventarisasi baterai untuk kemudian baterai tersebut akan  dipisahkan berdasarkan waktu hidup atau daya yang tersimpan pada baterai. Setiap baterai yang ksosong hendaknya segera diisi sehingga ketika syuting berjaan tidak akan ada masalah.

Kontrol utama kamera video
Ada enam kontrol dasar pada kamera video:
  • Exposure:
  • Aperture
  • Shutter Speed
  • (ND Filter)
  • (Gain)
  • Filter Colour
  • White Balance
  • Zoom
  • Focus
  • Audio Levels
Menyiapkan, mencatat videotapes dan memeriksa citra video
Videotape yang telah diambil gambar-nya akan diberikan label, setiap video yang telah di beri label maka akan dilakukan pengetesan untuk mengetahui apakah cintra gambar yang di ambil telah sesuai dengan target atau belum

Langkah membersihkan head kamera
·         Head Kamera merupakan baguian penting yang harus dirawat. Head akan membaca data gambar yang kita ambil.
·         Jika head kotor maka kulitas gambar akan buruk. Untuk itu diperlukan perawatan khusus untuk membersihkan head Kamera. Cara membersihkannya adalah:
·         Masukan kaset head cleaning
·         Kemudian di putar (reverse play) balik hingga head menjadi bersih.
·         Jika head sudah benar-benar bersih kaset sudah dapat dikeluarkan.





Merawat Kamera Digital
Cara merawat peralatan multimedia (Kamera Digital)
  1. Hindari Kapur Barus
  2. Hindari dari Sengatan Matahari
  3. Hindari dari goncangan.
  4. Bersihkan Kamera dan Lensa
  5. Servis di Tempat Khusus
  6. Jangan Terkena Air Laut

Contoh macam – macam peralatan Multimedia
          Motherboard Komputer
          Handycam
          Kamera Digital
          Flash Disk
          Laptop
          MP3 / MP4
          Kamera Video
          Kamera Analog
          Speaker Mobil
          Handphone


Cara merawat Motherboard Komputer
Komputer saat ini memang bukan lagi merupakan kebutuhan orang berpunya tapi lebih kepada kebutuhan pokok yang harus ada khususnya bagi semua jenis bidang usaha.
                Bayangkan di jaman dulu yang belum begitu dikenalnya komputer, apabila terjadi padam listrik, maka para pegawai kantor masih bisa kerja menggunakan penerangan seadanya yaitu lilin karena pada saat itu kompunter masih jarang ditemukan, bandingkan dengan saat ini, apabila listrik padam maka semua pegawai istirahat total itu karena rata-rata di setiap bidang usaha sudah menggunakan fasilitas komputer sebagai alat kerja yang pokok
                Masalah listrik ini pun bisa memperngaruhi keselamatan dari peralatan mesin komputer kita salah satunya adalah motherboard atau mainboard.
                 Motherboard atau mainboard ini sangat penting untuk kelancaran proses data karena semua komponen mulai dari prosesor, memori, media penyimpan data (storage), komponen Input-Output (I/O), kartu-kartu (cards) tertancap pada mainboard ini.
Agar mainboard ini bisa lebih lama atau awet dalam pemakaian maka perlu diperhatikan tips singkat berikut ini :
1.            Gunakanlah Uninterruptible Power Supply (UPS) dan stavolt sebagai pengaman tegangan listrik sehingga tidak terjadinya pengaruh terhadap kinerja mainboard apabila terjadi perubahan tegangan listrik secara tiba-tiba.
2.            Perhatikan kebersihan bagian dalam CPU khususnya mainboard, apabila kotor lakukan pembersihan mainboard dengan menggunakan kompresor udara atau bisa juga dengan menggunakan kuas kurang lebih 3 bulan sekali atau sesuai dengan kebutuhan.
3.            Ventilasi udara yang ada pada casing jangan ditutup sehingga memperlancar terjadinya pertukaran udara bebas kedalam ruang Central Processing Unit (CPU) agar menjaga temperatur di dalam ruang CPU.
4.            Bersihkan slot-slot atau konetor yang menghubungkan mainboard dengan komponen lainnya dari debu sekali sebulan.
5.             Saat membersihkan agar selalu memperhatikan ada atau tidaknya baut-baut yang tertinggal di dalam mainboard, apabila ada segera angkat dari tempatnya untuk menghindari terjadinya hubungan pendek (korslet).
6.             Jangan membiarkan komputer tidak digunakan/tidak dihidupkan dalam kurun waktu yang cukup lama. Usahakan sekurang-kurangnya 3 kali digunakan/dihidupkan dlam seminggu.
Tapes tidak boleh dibiarkan dalam camcorder ketika mereka sedang tidak digunakan. Rekaman dapat mengembangkan lipatan karena cara ini adalah yang dililitkan pada drum yang membaca rekaman. Lipatan ini dapat menyebabkan masalah perekaman dan pemutaran. Rekaman mungkin juga menempel pada drum.

Cara merawat Handycam
1.         Jangan memasukkan benar-benar dingin rekaman video ke camcorder. Uap air dari udara yang lebih hangat cenderung mengembun di video (seperti itu kabut kacamata Anda ketika Anda masuk ke dalam di musim dingin), dan bahwa uap air dapat menyebabkan pita menempel pada drum berputar. Rekaman akan mendapatkan melilit drum, menghancurkan kaset dan mungkin merusak kepala video.
2.          Baterai tidak boleh ditinggalkan di camcorder yang tidak digunakan. Beberapa kamera menggambar kecil, tetapi konstan, saat ini bahkan ketika dimatikan
3.         Jangan meninggalkan kamera kaset dalam mobil yang panas.
4.         Jangan menaruh label pada rekaman camcorder di mana mereka dapat mengganggu dengan pembukaan pintu rekaman. Hal ini dapat menyebabkan kaset macet di dalam kamera.
5.          Kami merekomendasikan bahwa seorang teknisi rekaman membersihkan kepala ketika mereka menjadi kotor. Ini akan membantu mempertahankan kehidupan kepala.
6.         Purchase "memory free" camcorder lama baterai ketika mengganti baterai. Baterai gaya ini memungkinkan Anda untuk menggunakan baterai untuk jangka waktu yang singkat, dan isi tanpa mengembangkan situasi di mana baterai hanya akan dikenakan biaya untuk penggunaan jangka pendek.



Cara merawat Kamera Digital
1.       Jauhkan dari Kapur Barus
Kapur barus termasuk benda perusak yang sangat ‘ampuh’ terhadap kamera, yang dapat menyekat-nyekat kamera dan bagian kamera yang lain, yang berbahan dasar karet. Pada kamera elektronik, kapur barus bisa merusak jalur pada PCB (Printed Circuit Board), yaitu tempat chip-chip kamera terpasang dan beberapa elemen chip itu sendiri.
2.       Sebaiknya, simpanlah kamera di tempat yang kedap udara, sejuk dan kering. Jika harga lemari khusus untuk penyimpanan kamera terlalu mahal bagi anda, anda bisa mencari media penyimpanan alternative
3.       Menyimpan kamera dalam stoples yang tertutup rapat dan di dalamnya diberi silica gel, untuk menyerap kelembabannya.
Kita  bisa juga menyimpannya dalam lemari yang telah diatur sirkulasi udara dan kelembabannya. Caranya, dengan memasang lampu berkekuatan 5 watt dan diletakkan pada jarak kurang lebih 40 cm di atas kamera dan perlengkapan yang lainnya. Jangan lupa untuk membuka pembungkus kamera dan membersihkannya dari debu sebelum menyimpannya.
Ingat, kerusakan kamera yang diakibatkan oleh kapur barus biasanya tak bisa diperbaiki lagi. Maka, jangan sekali-kali menyimpan kamera di dalam lemari apapun yang telah diisi kapur barus atau kamper pengharum pakaian.
4.       Hindari Kontak Langsung dengan Sinar Matahari
Jagalah kamera agar jangan sampai terjemur atau terkena cahaya matahari secara langsung dan berlebihan. Panas yang tinggi dapat merusak bagian-bagian kamera yang terbuat dari plastik dan karet, serta komponen elektronik yang lainnya.
5.       Jagalah dari Goncangan yang Berlebihan
Jangan lupa untuk menaruhnya di dalam tas khusus kamera, guna menghindari guncangan yang berlebihan dengan lingkungan luar maupun benturan antar peralatan. Taruhlah kamera di tempat yang aman dan tahan terhadap guncangan.
6.       Bersihkan Kamera dan Lensa
Sebaiknya kamera dibersihkan seminggu sekali atau secara teratur dan berkala. Untuk bagian luar fisik kamera, gunakan lap kering yang bersih dan tak kasar. Sedangkan untuk bagian dalam dan elemen-elemen kecilnya, gunakan blower atau peniup yang banyak dijual di toko kamera. Selain blower, juga bisa digunakan kuas berserabut halus, yang belum pernah dipergunakan pada benda yang lain.
Untuk membersihkan lensa yang terkena noda, misalnya terkena jari yang berminyak atau air keringat dari pemakai, pakailah tissue khusus yang banyak dijual di toko
7.       Hindari Goresan pada Lensa
Untuk menghindari goresan, sebaiknya lensa mempunyai filter ulir yang terpasang permanen di bagian depannya. Filter yang umum menjadi pelindung adalah jenis filter UV (Ultra Violet) atau filter skylight. Sedangkan untuk menghindari goresan di bagian belakang lensa, usahakan selalu memasang ‘bodycup’ penutup saat lensa dilepas dari badan kamera.
8.       Hindari Air Laut
Jika anda menggunakan kamera di pantai, jagalah agar kamera tak terkena air laut atau bahkan jatuh ke dalamnya. Air laut sangat jahat dan penyebab karat yang potensial terhadap kamera ataupun perangkat elektronik yang lainnya. kecuali yang memang dirancang untuk bisa beradaptasi dengannya.
Sehabis digunakan di daerah pantai, pembersihan kamera wajib dilakukan sesegera mungkin. Uap air laut seringkali meninggalkan butir-butir garam yang menyebabkan karat pada kamera. Jika suatu saat, tanpa sengaja kamera anda tercebur ke dalam air laut, langsung rendam kamera anda ke dalam air tawar, kemudian bilaslah berkali-kali untuk menghilangkan bekas-bekas air laut.



Cara merawat Flash Disk

1.       Jangan dijatuhkan atau dipukul-pukul dengan benda keras agar komponen di dalamnya tidak rusak.
2.       Hindari suhu panas termasuk terkena sinar matahari langsung serta suhu dingin yang terlalu dingin agar komponen tidak rusak.
3.       Jangan dicemplungkan ke dalam air kecuali yakin benar-benar anti air dengan garansi penuh.
4.       Hindari medan magnet tinggi seperti speaker, dinamo, dan lain-lain agar media penyimpanan tidak terganggu.
5.       Simpanlah flahs disk usb kita di tempat yang benar agar kita tidak lupa menaruhnya akibat ukuran flash disk yang kecil. Simpan di tempat yang bersih dan tertutup dengan baik agar komponen tidak kotor.
6.       Selalu buat copy data cadangan atau backup data di komputer atau laptop kita yang dilindungi anti virus atau media lain seperti cd dan dvd agar jika data hilang kita tidak panik dan stress.
7.       Setelah kita gunakan di komputer lain lakukan pemindaian atau scan dengan antivirus yang terbaru dan terupdate rutin agar aman dari virus yang ikut di usb flash drive bisa diberantas.
8.        Jangan langsung mencabut usb flashdisk ketika selesai digunakan agar tidak rusak datanya. Gunakan metode eject atau stop untuk mematikannya terlebih dulu sebelum kita cabut.
9.       Normalnya usb flash disk dapat digunakan sebanyak ribuan atau jutaan kali diisi dan dihapus data. Setelah itu flashdisk akan lemah, mati atau rusak. Sebaiknya tidak bekerja atau mengedit pada file yang ada di flash disk. Kopi dulu ke hard disk drive lalu edit, dan setelah selesai kopi kembali file yang sudah diedit
10.   Pilih merek produk flashdisk yang garansi dan purna jual bagus kalau perlu ltw singkatan dari life time warranty. Simpan bon pembelian dengan baik untuk klaim penggantian baru atau perbaikan bila rusak.
11.    Jangan terlalu sering format flash disk karena dapat rusak dan mengurangi jumlah batasan hapus tulis. Jika melakukan manage flash disk pilihlah cluster terbesar agar kerja flashdisk tidak berat.
12.   Jika ada waktu defrag flash disk anda agar struktur data di dalam flash disk bisa diatur agar kinerja flashdisk kita lebih optimal.

Cara merawat Laptop

1.       Membersihkan “Keyboard”Keyboard laptop gampang sekali kotor, entah karena jari tangan yang berminyak, abu rokok, remah-remah roti, atau debu. Ambil kuas dan sapukan ke sela-sela tombol untuk mengeluarkan kotoran, atau gunakan vacuum cleaner portabel untuk menyedot debu yang ada. Bersihkan permukaan tombol keyboard dengan kain yang dibasahi cairan pembersih kaca. Gunakan proteksi pelindung keyboard untuk mencegah kotoran.
2.       Mengelap LayarJangan sembarangan menggunakan cairan pembersih pada layar, pakailah pembersih kaca. Semprotkan pada kain halus atau katun, lalu poles layar monitor. Jangan menyemprotkan langsung pada layar, karena bisa menyebabkan pemukaan LCD (Liquid Crystal Display) menjadi belang. Bersihkan secara searah, misalnya dari atas ke bawah atau dari kiri ke kanan, serta jangan menekannya terlalu keras.
3.       Hindari Panas MatahariJangan meninggalkan notebook di dalam mobil yang diparkir di bawah sinar matahari. Panas yang berlebihan di dalam mobil bisa menyebabkan kerusakan komponen-komponen notebook.
4.       Menghindari GoresanAmankan benda-benda tajam dari sekitar notebook. Taruh lapisan pelindung di atas keyboard sebelum Anda menutup case, agar layar tak tergores. Apabila Anda hendak berpergian, masukkan notebook pada wadah/tas yang telah tersedia.
5.       Case CemerlangTangan yang kotor dan berminyak juga menjadi penyebab case tidak lagi mengilat. Pakai deterjen nonzat alkalin dicampur air untuk membersihkannya. Bisa pula dengan pembersih multiguna untuk peranti elektronik, yang biasanya berupa busa. Semprotkan pada kain lap lembut, lalu gosok secara perlahan permukaan case.
6.       Menyimpan notebookBila Anda akan menyimpan notebook dalam waktu lama, sebaiknya lepaskan baterai dan simpan dalam tempat yang sejuk dan kering, serta bersirkulasi udara cukup baik. Taruh silikon gel untuk menghindari jamur. Begitu ingin menggunakannya kembali, setrum baterai dengan cara mengisi dan mengosongkan sepenuhnya sebanyak tiga kali berturut-turut.
7.       Hindari Medan Magnet (naah yg ini perlu dibaca looch…,)Untuk melindungi data yang ada di dalam hard disk, jangan letakkan peranti yang mengandung medan magnet/elektromagnet kuat di sekitar notebook. Piranti-piranti penghasil medan magnet, misalnya, spiker yang tidak berpelindung (unshielded speaker system) atau telepon selular. Sekiranya Anda ingin mengakses Internet menggunakan fasilitas infrared pada ponsel, letakkan ponsel dalam jarak sekitar 15 cm dari notebook.


Cara merawat MP3 / MP4

1.       Sebelum Mengupgrade Firmware, dibackup dolo dump.bin nya pake s1fwx_v31 yg bisa di download di : s1mp3.org Jangan Sampe Kelupaan, Kalo anda salah ngeupgrade firmware, dan anda gak punya backupnya... bisa2 mampus kayak ipod gw X
2.       Jangan ditempatkan di dalam saku celana
3.       Ketahui Board anda... biar mempermudah Firmware Upgrade... Bongkar mp3/mp4 player anda, nanti liad ada nomor modelnya :x

Cara merawat Kamera Video
1.       Jangan tingalkan kaset di dalam camcorder Anda saat tidak digunakan. Kaset bisa menyebabkan gesekan dan hal ini bisa mengakibatkan masalah pada proses merekam dan memutar
2.       Jangan memasukkan kaset vid...eo dalam kondisi benar-benar dingin. Pelembab dari udara yang hangat dapat membut kaset menempel pada bagian drum sehingga merusak kaset dan dapat merusak video head
3.       Jangan meninggalkan baterai di dalam camcorder saat tidak digunakan. Beberapa camera menarik energi baterai dalam jumlah kecil, namun konstan sehinga dapat menghabiskan
4.       Jangan meninggalkan kaset camcorder di dalam mobil yang terkena udara panas
5.       Jangan menaruh label pada kaset camcorder dimana label ini kemungkinan berlawanan dengan pembuka pintu kaset. Hal ini dapat menyebabkan kaset menyangkut di dalam kamera
6.       Rawat handycam Anda dengan menyerahkannya pada teknisi untuk membersihkan tape head saat kotor.










0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Modern Warfare 3